Diprediksi Datangkan Devisa US$170 Juta, Pengusaha Harus Manfaatkan Peluang Asian Games

Elvi R

Elvi R

Jakarta

13 Juli 2018 14:48 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto mengatakan, gelaran Asian Games 2018 merupakan peluang besar untuk meningkatkan perekonomian nasional, bila dimanfaatkan dengan benar oleh kalangan pelaku usaha.

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus mampu memanfaatkan potensi ekonomi saat penyelenggaraan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

"Ini satu kesempatan yang besar dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional," kata Djoko Udjianto, di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Djoko menyebut, penyelenggaraan Asian Games harus mampu mencapai empat sukses. Yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses meningkatkan ekonomi kreatif.

Politikus Partai Demokrat itu berpendapat, khusus untuk potensi ekonomi. Misalnya, industri ekonomi kreatif harus mampu untuk tampil guna memanfaatkan peluang ini.

Dia mengingatkan, ajang olahraga terbesar di benua Asia pada 2019 ini diperkirakan bakal menghasilkan target devisa sebesar US$170 juta atau sekitar Rp3,6 triliun.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 yang akan diadakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018.

Triawan Munaf mengatakan, sejak awal pembahasan Asian Games Bekraf selalu terlibat.

Dukungan dari Bekraf antara lain adalah penentuan logo Asian Games 2018 yang terinspirasi dari pemandangan Gelora Bung Karno (GBK).

Selain itu, ujar dia, Bekraf juga membuat maskot Asian Games 2018, yakni Bhin-Bhin (burung cendrawasih), Atung (rusa bawean), dan Kaka (badak bercula satu) yang merupakan fauna-fauna asli Indonesia yang masing-masing merepresentasikan strategi, kecepatan, dan kekuatan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya