Dinas PPKB Gratiskan Vasektomi dan Tubektomi di Mesuji
Aripin
Mesuji
RILISID, Mesuji — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Mesuji menyiapkan pelayanan KB gratis bagi masyarakat di 105 desa. Tujuannya, untuk menurunkan angka kelahiran.
Untuk itu dilakukan kerjasama dengan mitra kerja seperti rumah sakit swasta dan negeri, serta klinik dan bidan mandiri.
”Pendataan keluarga berencana (KB) dilakukan dengan sistem jemput bola secara door to door,” ungkap Kepala Dinas PPKB Mesuji Herawati, Selasa (2/3/2021).
Adapun jenis pelayanan gratis dimaksud menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
”MKJP ini sangat mahal. Makanya kami memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa memakai kontrasepsi jangka pendek dengan MKJP memakai anggaran dari kami,” papar Herawati.
Dengan cara ini ia berharap dapat membantu masyarakat agar hidup lebih sejahtera dan mencapai rumah tangga berkualitas.
Menurutnya MKJP untuk lelaki dengan metode operasi pria (MOP) seperti vasektomi atau memutus saluran sperma.
Sedangkan pada wanita adalah metode operasi wanita (MOW) semisal tubektomi alias pemotongan saluran indung telur sehingga sel telur tidak bisa memasuki rahim untuk dibuahi.
Selain KB, Dinas PPKB pada April dan Mei mendatang akan mendata stunting yang bekerjasama dengan bidan desa.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
