Diduga Rekayasa Surat Klarifikasi soal PKH, Kadissos Tubaba: Di Mana Salahnya?
Surmadi
Tubaba
Pertama, pada 14 November 2020, Suranti bersama keluarga didampingi Murni menerima ATM dan melakukan transaksi ke Brilink bersama-sama.
Kedua, setelah melakukan transaksi ATM dikembalikan lagi ke Murni.
Ketiga, karena kejadian sudah lama Suranti lupa dan tidak ingat uang yang telah diterima.
Dikonfirmasi masalah ini, Sabtu (24/7/2021), Murni mengaku terkejut dengan isi surat klarifikasi tersebut.
Dia bahkan menyebut bahwa surat klarifikasi hanya sandiwara agar permasalahan PKH cepat selesai.
"Saya tidak pernah ngomong seperti itu. Cuma sewaktu kadis kumpul bersama ibu-ibu, tercetus darinya agar membuat persoalan ini cepat selesai," paparnya.
Murni menceritakan teknis sandiwara tersebut.
"Ibu itu ngambil duit, duit diserahkan kepada saya, saya menyerahkan kepada Suranti, begitu lah sandiwaranya," jelas Murni.
Lebih lanjut Murni menjelaskan bahwa Somad menyatakan sempat ditegur Bupati Umar Ahmad untuk cepat menyelesaikan permasalahan PKH ini.
Sementara itu, Somad saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp menerangkan, surat klarifikasi adalah surat Dissos atas nama bupati.
Dinas Sosial Tubaba
PKH Tubaba
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
