Dendi Beber Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi Pesawaran

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Pesawaran

22 September 2020 20:24 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Diskusi online bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Selasa (22/9/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Diskusi online bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Selasa (22/9/2020). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo

Ia menjelaskan dampak wabah ini membuat gejolak yang penuh ketidakpastian. Mulai menurunnya daya beli, sampai banyak perusahaan gulung tikar.

Husna berpendapat, perlu decision maker yang mampu membuat kebijakan untuk mendorong ekonomi kembali tumbuh.

Selain itu, penting kebijakan fiskal dan moneter yang mampu membangkitkan kembali nilai investasi yang selama ini menurun.

Menurutnya, era new normal yang diterapkan Juni 2020, merupakan bukti kasih sayang pemerintah untuk tetap menjaga roda perekonomian agar berjalan.

”Perlu kesadaran dari masyarakat sendiri untuk meng-upgrade kemampuan diri dengan pemanfaatan teknologi dalam sektor perekonomian agar bertahan,” ingat Husna.

Ia berpesan kepada pelaku UMKM dan Pemkab Pesawaran untuk saling bahu-membahu dan berinovasi dalam rangka pemulihan perekonomian. 

”Inovasi dapat dilakukan bukan hanya dari kalangan anak muda. Tetapi masyarakat pada umumnya harus berperan aktif. Jangan lupa tetap jaga kesehatan di tengah pandemi,” tutupnya.

Dalam closing statement-nya, Dendi berharap untuk dapat menyatukan tujuan bersama dalam rangka pemulihan ekonomi Pesawaran. Ia mengajak UMKM yang ada di daerah menggali potensi masing-masing desa.

Ia mengambil contoh bisnis bunga dan beberapa destinasi wisata berbasis Holtipark di Pesawaran yang mulai menggeliat kembali di tengah pandemi.

”Destinasi sederhana, bila diberikan sentuhan tangan kreatif akan dapat memberikan nilai lebih. Bahkan, sangat menjanjikan,” tutur Dendi. (*)

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya