Bupati Tuba Diganjar Penghargaan Manggala Karya Kencana
lampung@rilis.id
Tulangbawang
RILISID, Tulangbawang — Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) kepada Bupati Tulangbawang (Tuba) Winarti di Gedung Musyawarah Mufakat (GMM) Tuba, Rabu (16/9/2020).
Hasto menganugerahi Winarti saat melakukan kunjungan kerja di Tuba dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2020.
"Saya siap bekerja sama dengan pemda Tulangbawang untuk melayani masyarakat. Ada banyak bantuan untuk sektor pengendalian kependudukan seperti alat kontrasepsi," katanya.
"Kabupaten Tulangbawang saya prioritaskan, seperti alat kontrasepsi susuk, saat ini teknologi baru susuk cukup satu. Monggo Tulangbawang minta berapa akan kami beri bantuan. Usulkan ke BKKBN, akan saya prioritaskan untuk masyarakat Tulangbawang," sambung Hasto.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya bisa melaksanakan kunjungan ke Tulangbawang sekaligus berterimakasih kepada Bupati Winarti yang sebentar lagi juga akan menyelesaikan pendidikan doktor di IPDN.
"Terima kasih juga di Tulangbawang kegiatan ini tertib protokol kesehatan, saya apresiasi sekali termasuk microfone ini diganti. Jadi, saya berani buka masker," tuturnya.
Winarti diganjar penghargaan karena dinilai memiliki prestasi, komitmen, dukungan dan dharma baktinya yang besar serta kepemimpinannya dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana di Tulangbawang.
"Atas nama Bupati dan rakyat Tulangbawang, saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan Manggala Karya Kencana ini, semoga menjadi motivasi dan semangat baru bagi kita semua," ucap Winarti.
Di tengah pandemi Covid-19, lanjut Winarti, jajarannya harus tetap melakukan pelayanan masyarakat, terutama di bidang pelayanan kesehatan.
"Mereka (tenaga kesehatan) punya keluarga, punya rasa takut akan Covid-19, tapi dengan kehadiran Bapak (Kepala BKKBN) adalah semangat baru bagi kami," katanya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
