Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata, Disporapar Kembangkan Transaksi Digital
Ari Gunawan
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat (Disporapar Lambar) mengembangkan digitalisasi keuangan untuk meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Hal ini sebagai antisipasi merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan melakukan transaksi keuangan tanpa tatap muka.
Karenanya, Disporapar beraudiensi dengan Kepala Bank Indonesia (BI) Lampung Budi Harto untuk mematangkan gagasan ini.
Kepala Disporapar Lambar, Tri Umaryani, mengatakan saat ini minat masyarakat dari luar daerah terhadap pariwisata di Lambar cukup tinggi.
"Digitalisasi keuangan melalui aplikasi QRIS (QR Code Indonesia Standard) yang dikembangkan BI, akan menjadi solusi bagi pemasaran produk pariwisata maupun ekonomi kreatif," jelasnya, Jumat (21/5/2021).
QRIS juga sebagai respons meningkatnya transaksi online di masa pandemi. Sehingga, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif siap kembali mengembangkan produk-produk unggulan di Lambar.
"Kita tahu produk ekonomi di Lambar salah satunya kopi dan madu. Dengan transaksi digital akan memudahkan konsumen dari luar daerah untuk memesan produk yang di Lambar tanpa harus kontak langsung," paparnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
