Bandara Baru Ahmad Yani Semarang Bisa Beroperasi Sebelum Lebaran

Default Avatar

Anonymous

Semarang

1 Juni 2018 22:15 WIB
Daerah | Rilis ID
Bandara Baru Semarang. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Bandara Baru Semarang. FOTO: Istimewa

RILISID, Semarang — Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang bisa beroperasi sebelum lebaran. Dengan demikian pemudik bisa menggunakannya mulai 8 Juni 2018.

"Kita targetkan tanggal 8 sudah bisa operasional. Makanya sekarang sedang kita bereskan," kata Rini saat memantau kesiapan terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jumat (1/6/2018).

Menurut Rini nantinya setelah terminal baru Bandara Ahmad Yani resmi beroperasi maka terminal lama akan ditutup. Sebelum mulai beroperasi, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku operator bandara akan melakukan pindahan peralatan dari terminal lama pada 5 Juni 2018 guna mempersiapkan jadwal penerbangan perdana pada 6 Juni 2018.

"Karena kalau kita mengoperasikan dua bandara kan malah berat, pegawainya dan pengamanan harus dibagi dua, itu tidak mungkin. Jadi kalau mau pindah harus total," ujarnya.

Ia menjelaskan konsep terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang ini bertema ecogreen. Nantinya terminal ini akan mampu menampung 6,9 juta penumpang per tahun. Angka ini naik dari kapasitas terminal lama yang hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menambahkan pengerjaannya sudah mencapai 97 persen. Terminal baru ini pun dikatakannya telah memenuhi syarat minimum pengoperasian bandara dari tim verifikasi Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Untuk melayani para pemudik, Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2018 diselenggarakan di terminal baru Bandara Ahmad Yani pada 7-24 Juni dengan melibatkan personnel yang terdiri dari Angkasa Pura I, Airnav, TNI, dan Polri.

"Karena yang terkait dengan pengoperasian bandara kan pemangku kepentingannya banyak. Saya hanya memastikan seluruh pemangku kepentingan bisa berkoordinasi dengan baik dan lancar. Kalau terminalnya sendiri sudah siap," tutur Faik.

Diketahui, proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menelan dana investasi Rp1,96 triliun yang digarap sejumlah BUMN kontruksi yaitu PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT PP, PT Nindya Karya, dan PT Abipraya. Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani memiliki luas 58.652 meter persegi atau hampir sembilan kali lebih besar dibandingkan terminal eksisting yang hanya 6.708 meter persegi.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya