Bagini Penjelasan Istri Gus Dur soal Maraknya Kekerasan di Indonesia
Zulhamdi Yahmin
Yogyakarta
Shinta menutup acara itu dengan membaca Syi'ir Abu Nawas, meniru kebiasaan Gus Dur diiringi dengan rebana serta doa bersama lintas agama.
Pembantu Kepala Paroki Gereja St. Maria Assumpta Gamping Romo Martinus Joko Lelono mengaku senang dengan acara yang digelar mantan ibu negara tersebut.
Acara itu, menurut dia, menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat yang berbeda agama untuk saling mengenal dan menepis kecurigaan.
"Hari ini kita menyaksikan seorang (mantan) ibu negara hadir untuk menawarkan bahwa sahur pun bisa dilakukan di gereja. Bukan untuk mencampuradukkan masalah agama, melainkan ingin menunjukkan bahwa perbedaan agama bukan menjadi sekat, melainkan justru menjadi pemersatu," ungkap Romo Martinus.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
