BNPB Sebut Ada Daerah Terisolir di Lombok Utara
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyampaikan ada beberapa daerah di Lombok Utara yang masih terisolir.
Di sana, kata dia, belum banyak bantuan yang datang. Menurutnya, bahkan sekadar terpal pun belum ada di beberapa pengungsian warga.
"Mereka membutuhkan makan, terpal, air bersih dan lainnya. Memang yang paling parah di kecamatan Bayan, Tanjung yang warganya belum tersentuh bantuan," ujarnya di gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/8/2018).
Selain itu, Sutopo menyampaikan para warga di Lombok Timur seperti di kawasan Sembalun dan Sambalia masih membutuhkan bantuan seperti tenda, terpal, selimut, pakaian dan makanan.
Ia berujar, rata-rata jumlah logistik masih terbatas. Dengan kata lain, jumlah logistik tidak setara dengan jumlah korban yang membutuhkan.
Sementara itu, kendala dan hambatan yang ditemukan BNPB di sana yakni, masih padamnya aliran listrik di Lombok Utara dan di sebagaian Lombok Timur.
Lalu, ada pula kondisi di mana jembatan rusak, sehingga menyebabkan kendala akses menuju lokasi.
"Di saat kita mengadakan konferensi pers, di sana tengah diadakan rapat koordinasi untuk melakukan evakuasi atau pemberian bantuan korban," tambah dia.
Saat ini, tim dari BPNPB tengah melakukan kajian cepat terkait jumlah kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.
Lebih jauh, Sutopo menyampaikan pesan bagi masyarakat Jabodetabek yang ingin melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban gempa, sangat terbuka lebar.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
