Awalnya Edukasi, Ketahanan Pangan Brigif 4 Marinir/BS Kini Bantu Ekonomi Masyarakat
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Program ketahanan pangan Brigif 4 Marinir/BS, kini semakin berkembang pesat baik di sektor persawahan, perkebunan, dan juga perikanan.
Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Nawawi menceritakan, program ini dilaksanakan sejak adanya pandemi covid-19. Dimana seluruh kegiatan di luar latihan ditiadakan, dan dialihkan ke program ketahanan pangan.
"Awalnya kegiatan ini hanya sebatas edukasi, namun ternyata menimbulkan antusias dari prajurit dan juga masyarakat," ungkapnya dalam talkshow di Rilisid TV yang dipandu host Novi Balga, di kantor Rilisid Lampung, Senin (9/8/2021).
Nawawi juga menerangkan, awalnya lahan sawah untuk padi hanya ada 5 hektar. Namun saat ini sudah mencapai 30 hektar, dan sudah melakukan panen raya sebanyak dua kali. Sekarang bahkan sedang proses penanaman tahap ketiga.
"Begitu juga dengan keramba jaring apung yang berisi akan ikan bawal, kerapu, dan lain-lain. Kemudian ikan air tawar seperi patin, nila, dan gurame yang sebelumnya hanya 8.000 ekor, sekarang 300 ribu ekor. Minggu ini akan panen lagi," ujarnya.
Ia juga mengatakan, untuk hasil panen pihaknya mengoptimalkan diberikan ke satuan, namun sebagian lagi dijual, karena sangat berdampak ekonomi untuk masyarakat sekitar.
Hasil panen buah-buahan bahkan langsung dibeli oleh salah satu supermarket.
"Sehingga adanya ketahan pangan, menambah kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," kata dia. (*)
Ketahanan Pangan
Brigif 4
Marinir
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
