Asrama Haji Disulap Jadi RS Darurat Covid-19, Ini Fasilitasnya

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

8 Agustus 2021 19:12 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Perawat merapihkan tempat tidur di RS Darurat Covid-19 Asrama Haji, Minggu (8/8/2021) FOTO: Dwi DS
Rilis ID
Perawat merapihkan tempat tidur di RS Darurat Covid-19 Asrama Haji, Minggu (8/8/2021) FOTO: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung —

Gubernur Arinal Djunaidi mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Agama Yaqut Cholil meninjau kesiapan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji atau RS Darurat Covid-19, Minggu (8/8/2021).

Lampung menjadi salah satu provinsi yang difasilitasi, dalam penyediaan tambahan fasilitas kesehatan untuk menunjang penanganan covid-19 dalam bentuk pemanfaatan gedung milik pemerintah. 

"Kami, atas nama pemerintah dan warga Lampung menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, yang bergerak cepat mewujudkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien covid-19 ," ujar Arinal.

Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi dan komitmen solid yang dilakukan Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) yang bersama Kementerian BUMN, bersinergi dengan Kementerian Agama, dalam pengalihan fungsi asrama haji menjadi RS Ekstensi Rujukan covid-19. 

"Semakin banyaknya fasilitas dan program penanganan pasien covid-19, maka kasus kematian karena pandemi yang masih tinggi bisa ditekan seminimal mungkin," kata Erick.

Rumah sakit ekstensi rujukan COVID-19 di Lampung ini memiliki lima lantai dengan luas bangunan 3.944 m2 dan memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur yang akan disiapkan secara bertahap.

Untuk tahap pertama akan dioperasikan 51 tempat tidur yang terdiri dari 20 tempat tidur IGD ICU yang dilengkapi ventilator, empat tempat tidur HCU dan tiga tempat tidur IGD di lantai 1, serta 24 tempat tidur ruang rawat isolasi di lantai 2.

Pada tahap berikutnya akan dioperasikan 72 tempat tidur ruang rawat isolasi untuk lantai 3, 4, dan 5.

Selain dilengkapi dengan alat-alat canggih seperti Ventilator, CCTV untuk setiap pasien, penggunaan SYSMEX dan OSS sebagai pendukung Teknologi Informasi, RS ini juga memiliki fasilitas Laboratorium, Instalasi Farmasi, hingga Command Room yang bisa memantau kondisi pasien 24 jam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

RS Darurat Covid-19

RSPBA Ekstensi Asrama Haji

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya