Arcandra: Sumber Daya Alam Belum Dikelola Secara Maksimal
Anonymous
Agam
RILISID, Agam — Wakil Menteri ESDM Arcandra Thahar mengatakan, spirit yang tercantum pada pasal 33 UUD 45 tidak sesuai dengan kenyataan dan harapan. Telah terjadi gap atau jurang yang lebar tentang pengelolaan sumber daya alam (SDA).
“Kalau mau jujur, ada gap yang sangat besar dengan realitas yang ada. Tapi alangkah indahnya bagaimana gap ini ditutup dan jangan perlebar. Ini menjadi tugas kita bersama,” kata Arcandra saat meresmikan sumur bor yang diusulkan oleh anggota DPR RI Mulyadi di Padang Tarok, Kec Baso, Kab. Agam,Sumbar, Jumat (24/5/2018)
Ia menyebutkan, Sumber Daya Alam saat ini yang ada di Indonesia belum dikelola secara maksimal.
“Apakah SDA dikelola putra-putri Indonesi. Apakah teknologi pengembangan SDA oleh putri-putri Indonesia. Apakah pengelolaan secara finance sudah dilakukan dan apakah SDA telah dipergunakan untuk kepentinhan dalam negeri sendiri? Sudahkan dikelola putra-putri bangsa Indonesia semuanya?” tanya Arcandra.
Ia juga menambahkan, saat ini cadangan minyak Indonesia sebesar 0,2 persen cadangan minyak dunia. Tapi cadangan minyak tersebut akan habis sehingga diperlukan sumber daya energi terbarukan.
“Apakah angin akan habis? Apakah ombak, sinar matahari akan habis. Itulah sumber daya energi terbaru,” kata Arcandra.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
