Masyarakat Bantu Tangkal Corona, Menkeu: Pemerintah Re-focus Anggaran Kesehatan
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi publik yang mendukung imbauan pemerintah terkait social distancing. Menurutnya, masyarakat telah berpartisipasi dalam membantu menghambat penyebaran COVID-19 dengan bekerja dari rumah dan melaksanakan gerakan 'dirumah aja'.
Bahkan, tak sedikit yang menggalang dana untuk membantu penyediaan Alat Perlindungan Diri bagi tenaga medis dan yang membutuhkan.
“Saya sangat berterima kasih atas berbagai inisiatif dari masyarakat yang terus memberikan bantuan, baik dalam bentuk dana maupun penyebaran informasi akurat mengenai penanganan COVID-19,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya, Kamis (19/3/2020).
Sementara untuk menangkal dampak virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi, Pemerintah mengambil langkah-langkah re-focusing penganggaran untuk sektor kesehatan dan bantuan sosial. Setelah dikeluarkannya berbagai stimulus fiskal tahap I dan II.
Ia menjelaskan, sejumlah upaya untuk menghambat penyebaran virus COVID-19 seperti work from home, self quarantine, atau social distancing, telah diikuti dengan langkah-langkah untuk membantu usaha kecil informal yang terdampak akibat berkurangnya aktivitas masyarakat keluar rumah.
“Pemerintah akan akan mempelajari data untuk menentukan kebijakan apa yang paling tepat dan efektif untuk mendorong ekonomi di kelompok pelaku ekonomi tersebut,” jelas Sri Mulyani.
Secara umum, kata Sri Mulyani, kondisi perekonomian Indonesia saat ini, pendapatan negara sampai dengan Februari 2020 mencapai sebesar Rp216.6 triliun, Belanja negara mencapai Rp279,4 triliun, dan pembiayaan anggaran Rp112.9 triliun.
Sehingga defisit saat ini tercatat di angka 0.37 persen," paparnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
