Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032, Lampung Setor Pendaftaran Rp1 Miliar
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Provinsi Lampung resmi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2032 bersama Provinsi Banten. Komitmen itu ditunjukkan dengan langkah konkret: penyetoran dana pendaftaran sebesar Rp1 miliar ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai bentuk keseriusan Lampung dalam proses bidding tuan rumah.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Lampung, Marindo Kurniawan, mengungkapkan hal itu usai menghadiri rapat koordinasi bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Banten, KONI Banten, dan jajaran olahraga Lampung di Bandarlampung, Rabu (12/11/2025).
"Hari ini kami pastikan Lampung sudah melakukan penyetoran pendaftaran sebesar Rp1 miliar. Ini menjadi bukti bahwa Lampung dan Banten benar-benar serius untuk menjadi tuan rumah PON 2032,” ujar Marindo.
Menurut Marindo, langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen bersama yang sebelumnya telah dibangun antara Gubernur Lampung dan Gubernur Banten, baik saat dijabat oleh pejabat definitif maupun pejabat sementara.
"Kesepakatan ini bukan muncul tiba-tiba, tetapi merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang sudah lama dirintis dua provinsi ini untuk mengusung semangat olahraga yang mempersatukan bangsa,” jelasnya.
Marindo menjelaskan, secara teknis KONI menjadi garda terdepan dalam proses pengajuan tuan rumah, namun dukungan penuh pemerintah daerah tetap menjadi faktor penting. Karena itu, Pemprov Lampung kini tengah menyiapkan pemetaan venue, sarana prasarana olahraga, serta tim pendukung teknis dan administrasi.
Beberapa venue utama yang telah disiapkan antara lain Stadion Pahoman, GOR PKOR Way Halim, serta sejumlah fasilitas olahraga di Bandarlampung, Metro, dan kabupaten lainnya. Untuk cabang olahraga alam seperti selancar, Pemprov menyiapkan Pesisir Barat, sedangkan cabang dayung akan memanfaatkan waduk Way Sekampung di Pringsewu.
"Kondisi infrastruktur kita sudah ada dan cukup representatif, meski tentu masih perlu peningkatan. Justru ini kesempatan bagi Lampung agar dukungan pemerintah pusat bisa mengalir untuk membangun sport center dan sarana olahraga modern di daerah,” tambahnya.
Selain pemetaan infrastruktur, Pemprov Lampung bersama KONI Lampung juga mulai melakukan konsolidasi dan pendekatan ke 38 KONI provinsi lain di Indonesia, mengingat proses pemilihan tuan rumah akan ditentukan melalui mekanisme suara.
"Suara dari 38 provinsi dan KONI Pusat akan menentukan. Karena itu, mulai sekarang kami membangun komunikasi dan dukungan agar peluang Lampung-Banten semakin besar," kata Marindo.
Pon 2032
Lampung
Pemprov Lampung
Sekprov Lampung
Marindo Kurniawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
