Rumput Sintetis dan Tawa, Lepas Penat Akhir Pekan di Lapangan Mini Soccer
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Suara sepatu beradu dengan rumput sintetis dan tak jarang terdengar teriakan meminta umpan bola, disusul selebrasi di depan fotografer ketika bola berhasil bersarang ke gawang.
Hal seperti itu marak terjadi di sejumlah lapangan mini soccer di Kota Bandar Lampung.
Bagi sebagian orang, mini soccer bukan sekadar olahraga, melainkan ada rasa lega ketika tubuh mulai berkeringat dan tawa pecah di sela permainan.
Di atas lapangan kecil itu, berbagai urusan itu ditinggalkan sejenak.
Lapangan mini soccer pun kini menjadi tempat favorit banyak kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pekerja.
Setelah lima hari berkutat dengan rutinitas, akhir pekan dimanfaatkan untuk bergerak, bercanda, dan menjaga kesehatan bersama.
Feri (27), seorang guru SD swasta di Bandar Lampung, mengaku kebiasaan bermain bola sudah ia jalani sejak kecil.
Meski kini telah berkeluarga, rutinitas bermain setiap pekan tetap ia pertahankan.
“Dari kecil memang sudah sering main bola di depan rumah, sekarang sudah berkeluarga hobinya tetap sama, main bola,” ujar Feri usai bermain mini soccer di salah satu lapangan di Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026) sore.
Menurutnya, akhir pekan perlu diisi dengan kegiatan yang menyenangkan agar pikiran dan tubuh tetap sehat setelah menjalani rutinitas pekerjaan.
Bandar Lampung
Mini soccer
Akhir Pekan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
