450 Atlet Karate se-Lampung Bertarung di Kejurda BKC 2025 di Kampus Itera
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Sementara itu, Rektor Itera, yang diwakili Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Itera berkomitmen untuk mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Lampung, khususnya cabang olahraga karate.
“Itera bangga menjadi tuan rumah Kejurda BKC 2025. Kami juga turut melibatkan para dosen dari Program Studi Rekayasa Keolahragaan dalam mendukung kegiatan ini,” ujar Arif.
Ia menjelaskan dosen Rekayasa Keolahragaan Itera juga akan memperkenalkan teknologi dalam olahraga karate, dengan memasang sensor detak jantung kepada beberapa atlet selama pertandingan berlangsung.
Data tersebut akan digunakan sebagai bahan analisis kesehatan dan kinerja atlet.
Panitia Kejurda BKC 2025 yang diwakili Ari Soekrisno menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurda kali ini merupakan hasil kolaborasi antara BKC Provinsi Lampung, Itera, dan Granat Provinsi Lampung.
“Ajang ini tidak hanya menjadi wadah meraih prestasi, tetapi juga sarana evaluasi untuk melihat perkembangan atlet karate di seluruh Lampung,” ujar Ari.
Ia menambahkan, Kejurda diikuti oleh 450 peserta yang terbagi dalam 45 kelas, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa, yang berasal dari pengurus cabang di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Sebanyak 15 orang wasit dengan lisensi wasit nasional dan daerah turut dilibatkan. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
