Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Keluarkan Sinar Api
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali menunjukkan aktivitas erupsi.
Dilaporkan dari laman website magma.esdm.go.id, gunung api itu erupsi pertama pada Rabu (08/06/2022) pukul 13.04 WIB.
Tinggi kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak atau 657 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan.
Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 75 detik.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 23.59 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 500 meter di atas puncak atau 657 meter di atas permukaan laut.
Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 131 detik.
Dipantau dari siaran langsung kanal youtube Indonesia Volkano Monitoring, gunung yang posisi geografis di latitude -6.102°LU, longitude 105.423°BT itu melontarkan material panas hingga terlihat sinar api pada Rabu (08/06/2022) malam hingga Kamis (09/06/2022) pagi.
Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Lampung Selatan, Andi Suandi, membenarkan erupsi itu.
Dia mengatakan, material panas yang dikeluarkan GAK pada erupsi itu menimbulkan sinar api pada Rabu malam.
Gunung Anak Krakatau
Lampung Selatan
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
