Sekuritisasi selama Pandemi
lampung@rilis.id
Baik oleh NGO, ataupun masyarakat di bawah tuntutan yang lebih spesifik terkait ”pembebasan masyarakat dari perlakuan diskriminatif” atau ”demi keamanan nasional” dan/atau demi kemunduran atau untuk ketentraman, kita dapat mendengar hasrat untuk kembali pada teror, untuk merealisasikan fantasi untuk menguasai realitas.
Jawabannya adalah: marilah kita perangi totalitas baik oleh penguasa maupun mayoritas; marilah kita jadi saksi bagi yang tak hadir; marilah kita menggiatkan perbedaan-perbedaan dan menunjukkan rasa hormat terhadap sesuatu.
Menghadapi ancaman Covid-19. Kiranya tidak ada pilihan lain untuk kembali bersandar kepada kemampuan Teknologi dan total defence dan/atau yang kita kenal dengan Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
