Prioritaskan Rakyat agar Lampung Berjaya
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Nama tersebut saat ini sedang hangat masuk pemberitaan media karena dikaitkan pada kasus hukum.
Belum lagi masih segar dalam ingatan publik penunjukkan Fahrizal Darminto selaku Sekretaris Provinsi.
Dengan berbagai macam tanggung jawab dan urusan, harus merangkap jabatan strategis sebagai Komisaris Utama Bank Lampung yang sempat menuai kritik walaupun pada akhirnya dapat lulus uji kelayakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Semoga gubernur dapat sigap merespons distribusi kepemimpinan yang selama ini dianggap banyak kalangan salah jalan dan kembali kepada jalan yang tepat.
Ihdinas siratal mustaqim siratallazina an’amta ‘alaihim gairil magdubi ‘alaihim walad Dallin (QS. Al-Fatihah 6-7).
Bertahan dengan Ketidakpastian
Pandemi masih belum berakhir. Setelah berbagai macam sorotan penanganan, alhamdulilah saat ini masyarakat Lampung bisa sedikit lega dengan mayoritas daerah kabupaten/kota se-Lampung yang sudah tidak masuk dalam zona merah.
Agar tetap konsisten dan menjadi zona hijau, percepatan program vaksinasi dan upaya-upaya pencegahan dan treatment kepada pasien Covid-19 harus terus dilakukan perbaikan berkelanjutan.
Penulis berasumsi, apabila Pemprov menomorsatukan keselamatan rakyatnya, pemerintah harus terus melakukan perbaikan kualitas belanja dengan penghematan belanja yang belum perlu dan merealokasi anggaran dengan fokus untuk kesehatan, dukungan kepada UMKM, dan perluasan bantuan sosial mengingat penduduk miskin di Provinsi Lampung relatif tinggi (12,76 persen) dari total penduduk.
Penulis meyakini, terobosan memang penting, namun kedisiplinan jauh lebih penting.
Ketidakpastian mengecilkan rasio keberhasilan sebuah badan usaha, maka tidak sedikit para pelaku usaha swasta pun melakukan wait and see.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
