Perang Hoaks di Kasus Kematian Brigadir J

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

23 Agustus 2022 13:32 WIB
Perspektif | Rilis ID
Hendry Roris P Sianturi, Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Gelombang V, Pusat Pengembangan Kader ASN
Rilis ID
Hendry Roris P Sianturi, Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Gelombang V, Pusat Pengembangan Kader ASN

Para oknum polisi diduga terlibat dalam kasus pembunuhan hingga merekayasa penyebab meninggalnya Brigadir Yosua.

Kedua, actus tindak pidana yang sadistis. Fakta kondisi jenazah Brigadir Yosua menampakkan luka dan lubang-lubang tembakan.

Ketiga, adanya aroma motif perselingkuhan, yang memicu terjadinya aksi tindak pidana.

Keempat, banyak kejanggalan yang belum terungkap sampai saat ini. Seperti motif sebenarnya yang menyebabkan terjadinya pembunuhan berencana dan hubungan antara Brigadir Yosua dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kelima, munculnya persoalan-persoalan baru yang berkaitan dengan jejak hitam Ferdy Sambo.

Informasi bohong yang sempat disampaikan secara resmi oleh kepolisian juga menjadi sorotan masyarakat.

Tentu ini lebih memilukan. Karena kepolisian yang selama ini dianggap sandaran terakhir masyarakat sebagai pelindung dan pengayom, justru menyebarkan informasi bohong atau hoaks secara terbuka dan sadar.

Bahkan belakangan diketahui, beberapa oknum kepolisian dengan sengaja merekayasa kematian Brigadir Yosua.

Dilalah-nya, rekayasa itu akhirnya ketahuan. Hal ini semakin merusak kepercayaan masyarakat kepada kepolisian. Padahal idealnya, aparat penegak hukum harus independen dan profesional dalam menangani kasus hukum.

Adapun beberapa informasi salah yang disampaikan pihak kepolisian, yaitu penyebab meninggalnya Brigadir J.

Menampilkan halaman 2 dari 7

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Brigadir J

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya