Manajemen Risiko dalam Proyek Sistem Informasi
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Dengan arti, setiap kali memulai proyek baru, tidak seperti harus menemukan kembali roda. Hal-hal seperti catatan dan riwayat organisasi merupakan arsip pengetahuan yang dapat menjadi pengalaman saat mendekati risiko dalam proyek baru.
Selain itu, dengan mengadopsi sikap dan nilai organisasi untuk menjadi lebih sadar akan risiko, organisasi akan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang sifat ketidakpastian sebagai masalah inti bisnis. Perencanaan, strategi, kebijakan, dan keputusan yang lebih baik akan hadir dengan adanya tata kelola teknologi informasi yang lebih baik.
Tahap penilaian risiko
· Identifikasi Risiko
Cara yang dapat dilakukan adalah brainstorming dengan tim, kolega, atau pemangku kepentingan yang memiliki pengalaman relevan dari proyek dalam pengumpulan informasi untuk pengidentifikasian dan pencarian solusi mengatasi risiko. Selain itu perhatikan data historis pada proyek sebelumnya, dan gunakan proses struktur perincian risiko untuk menyingkirkan risiko dari non-risiko.
· Analisis Risiko
Melalui analisis risiko kualitatif dan kuantitatif, bagaimana risiko akan mempengaruhi jadwal dan anggaran proyek dapat ditentukan. Penggunaan perangkat lunak Project Manager berbasis cloud dapat menganalisis risiko dengan memantau proyek secara langsung, serta memberikan informasi waktu nyata, sehingga tindakan yang dilakukan berdasarkan keakuratan data.
· Tetapkan Risiko Prioritas
Untuk mengetahui sumber daya apa yang akan dikumpulkan untuk penyelesaian jika risiko terjadi diperlukan evaluasi risiko melalui pengklasifikasian daftar risiko berdasarkan prioritas tinggi, sedang, atau rendah.
Berdasarkan prioritas risiko, dapat dibuat perencanaan penanggulangan risiko. Risiko prioritas tinggi membutuhkan perhatian segera karena akan menggagalkan proyek, sedangkan risiko prioritas sedang mungkin tidak mengancam keberhasilan proyek tetapi tetap mendapatkan perhatian sesuai.
Manajemen Risiko
Proyek Sistem Informasi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
