Blended Learning, Jembatan Pembelajaran Daring dan Tatap Muka di Perguruan Tinggi
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Sulitnya pemahaman konsep matematika mahasiswa dengan menggunakan pembelajaran daring, menjadi salah satu alasan untuk tetap diadakan pertemuan tatap muka secara langsung.
Pembelajaran matematika tidak hanya berfokus pada teori, namun juga pada pemahaman konkrit. Sehingga terkadang mahasiswa merasa kurang puas dengan penjelasan dalam pembelajaran secara daring.
Dalam matematika sistem pembelajaran tatap muka menjadi salah satu hal penting dalam proses pemahaman konsep matematika mahasiswa dalam proses belajar mengajar.
Blended learning merupakan pembelajaran yang mengkolaborasikan antara pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka. Persentase pertemuan tatap muka dalam blended learning disesuaikan dengan kesulitan materi yang akan diajarkan kepada mahasiswa.
Blended learning mulai digunakan oleh perguruan tinggi sebagai salah satu solusi dari permasalahan pembelajaran matematika di perguruan tinggi. Selain dikarenakan telah melandainya kasus covid-19 di Indonesia.
Blended learning menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan di perguruan tinggi. Blended learning dapat mengakomodasi pembelajaran yang diterapan oleh pemerintah dengan memperhatikan kondisi pandemi, namun juga tetap dapat menjadi wadah solusi permasalahan mahasiswa dalam pembelajaran daring.
Pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan selama blended learning, tetap memperhatikan kewajiban pelaksanaan protokol kesehatan. Blended learning dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan pembelajaran tatap muka karena diadakannya pertemuan tatap muka antara dosen dan mahasiswa, meskipun tidak 100 persen pertemuan dilaksanakan secara tatap muka.
Dengan adanya penerapan blended learning, kebutuhan mahasiswa terhadap pembelajaran tatap muka terutama dalam proses belajar mengajar matematika dapat di akamodir.
Selain itu, mahasiswa lebih dapat memahami konsep matematika yang telah diajarkan oleh dosen. Dan kegiatan mahasiswa selama proses belajar mengajar setidaknya dapat lebih terkontrol dan terawasi dengan baik.
Mahasiswa merasa lebih maksimal dalam pemahaman konsep matematika selama di adakannya blended learning. Blended learning dapat menjadi salah satu jembatan antara kebutuhan pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka di perguruan tinggi di Indonesia. (*)
Blended Learning
Jembatan Pembelajaran Daring dan Tatap Muka di Perguruan Tinggi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
