PW Muhammadiyah Gelar Workshop Puisi, Hadirkan Paus Sastra Lampung

Gueade

Gueade

Bandar Lampung

13 Juni 2025 19:56 WIB
Budaya | Rilis ID
Isbedy Stiawan ZS saat memberikan workshop menulis puisi. Foto: ist
Rilis ID
Isbedy Stiawan ZS saat memberikan workshop menulis puisi. Foto: ist

Setelah itu ia menguraikan tentang proses kreatif dalam melahirkan karya puisi. 

Isbedy juga “membongkar” latar belakang lahirnya puisi, seperti puisi “Sebab Pantai untuk Pergi dan Pulang”.

“Puisi ini diinspirasi kasus pagar laut di Banten,” kata Isbedy. Ia juga menjelaskan ide kelahiran puisi “Nikmati Saja Jejak Gerimis”. 

Sesi pelatihan menulis puisi dilanjutkan menabung diksi dari para peserta. Setiap peserta harus menyerahkan tiga seputar pantai. Kemudian sebanyak 90 kata yang telah dihimpun itu dirangkai atau dijahit menjadi puisi dengan tema menunggu atau rindu. 

“Alhamdulillah saya mendapatkan puluhan lebih karya mereka yang lumayan baik,” ujar Isbedy.

Sebanyak 13 peserta langsung membacakan karya yang dinilai baik di hadapan Kaprodi Dr Izhar dan narasumber.

Pada Sabtu (14/6), kata Isbedy, para peserta ditugaskan melakukan pendataan dan mencatat setiap yang diamati dan dirasakan, khususnya yang ada di dalam kampus UMPRI.

“Hasilnya akan ditulis menjadi puisi. Saya akan memberitahu tema yang digarap beberapa menis sebelum menuliskan jadi puisi,” katanya.

Workshop Menulis Puisi yang menghadirkan penyair berjuluk Paus Sastra Lampung, yaitu UMPRI, Universitas Kotabumi (UMKO), UML, dan UM Metro. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Puisi

Isbedy Stiawan ZS

PW Muhammadiyah

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya