Dari Limbah Jadi Berkah: Tongkol Jagung Tingkatkan Produktivitas Ternak di Lampung Selatan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Proses ini menghasilkan perubahan kimia yang membuat serat kasar lebih lunak dan mudah dicerna. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kecernaan bahan kering tongkol jagung meningkat dari 45% menjadi lebih dari 60% setelah melalui amoniasi.
Manfaat Nyata Bagi Peternak
Para peternak di KPT Maju Sejahtera kini benar-benar merasakan manfaat besar dari penerapan teknologi amoniasi tongkol jagung.
Dari sisi ekonomi, biaya pakan dapat ditekan hingga 20–25% dibandingkan dengan penggunaan pakan konvensional berbasis konsentrat.
Penghematan ini tentu sangat berarti bagi peternak rakyat yang selama ini menghadapi tingginya harga pakan.
Selain itu, penerapan teknologi ini juga ramah lingkungan. Setiap 1 ton tongkol jagung yang diamoniasi setara dengan mengurangi 1 ton limbah pertanian yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan bila dibakar atau ditimbun.
Dengan kata lain, peternak tidak hanya memperoleh keuntungan ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Seorang anggota KPT Maju Sejahtera bahkan mengungkapkan pengalaman pribadinya.
“Sapi-sapi kami jadi lebih lahap makan pakan amoniasi. Dalam waktu tiga bulan, bobotnya bisa naik lebih dari 70 kilogram. Itu jauh lebih cepat dibandingkan dulu,” ujarnya penuh semangat.
Kesaksian ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana dapat membawa dampak besar bagi kesejahteraan peternak.
Tongkol jagung
produktivitas ternak
inovasi pertanian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
