Dari Limbah Jadi Berkah: Tongkol Jagung Tingkatkan Produktivitas Ternak di Lampung Selatan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Sayangnya, tanpa teknologi pengolahan, limbah ini tidak optimal dimanfaatkan. Di sinilah inovasi seperti amoniasi hadir sebagai solusi praktis.
Dengan perlakuan sederhana menggunakan urea, tongkol jagung bisa ditingkatkan kualitas nutrisinya, bahkan kadar protein kasarnya bisa naik menjadi 6–9%.
Selain meningkatkan kandungan gizi, teknologi ini juga mengubah tekstur tongkol yang keras menjadi lebih lunak, sehingga lebih mudah dikonsumsi ternak.
Hasilnya, limbah yang tadinya tidak berharga berubah menjadi pakan alternatif yang strategis, murah, dan berkelanjutan.
Lebih jauh lagi, pemanfaatan tongkol jagung sebagai pakan juga sejalan dengan prinsip circular economy di sektor pertanian.
Limbah pertanian yang semula dibuang dapat dimanfaatkan kembali dalam rantai produksi, mengurangi pencemaran lingkungan, sekaligus menambah nilai ekonomi bagi petani dan peternak.
Apa Itu Teknologi Amoniasi
Amoniasi adalah perlakuan terhadap bahan pakan berserat dengan menggunakan urea dan sedikit air, lalu ditutup rapat dalam kondisi anaerob selama 2–3 minggu.
Tongkol jagung
produktivitas ternak
inovasi pertanian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
