Sebagai Universitas Terbaik di Lampung, Alumni Teknokrat Banyak Diterima Menjadi ASN

Segan Simanjuntak

Segan Simanjuntak

Bandarlampung

20 Januari 2021 14:42 WIB
Humaniora | Rilis ID
Nanda Aris Kumuddaningrum, alumni S1 Sistem Informasi UTI yang kini bekerja di BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara. FOTO: IST
Rilis ID
Nanda Aris Kumuddaningrum, alumni S1 Sistem Informasi UTI yang kini bekerja di BPK RI Perwakilan Sulawesi Utara. FOTO: IST

RILISID, Bandarlampung — Selain banyak diterima bekerja di dunia perbankan dan perusahaan, alumni Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) sebagai salah satu PTS terbaik di Lampung juga banyak diterima menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca: Lulusan Universitas Teknokrat Indonesia Paling Banyak Diterima Kerja di Bank BUMN

Dikutip dari laman resmi teknokrat.ac.id, Rabu (20/1/2021), jebolan Teknokrat itu tersebar di berbagai instansi pemerintah, baik instansi vertikal maupun daerah.

Seperti Nanda Aris Kumuddaningrum, misalnya. Alumni S1 Sistem Informasi ini telah bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara.

Saat ini, Nanda menjadi pemeriksa Ahli Pertama BPK. Bahkan beberapa bulan lalu, ia memberikan materi dalam webinar alumni UTI.

Pada kesempatan itu, Nanda menyampaikan tugas dan fungsi BPK. Tak lupa, perempuan berkerudung tersebut memberikan semangat kepada mahasiswa Teknokrat.

Jejak serupa diikuti Ismail Fajri, yang kini bertugas di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilacap, Jawa Tengah.

Lulusan S1 Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan itu mengaku bangga kuliah di Universitas Teknokrat sebagai salah satu kampus terbaik di Lampung.

"Jangan ragu-ragu lagi untuk kuliah di Universitas Teknokrat. Ayo tunggu apa lagi, kuliah di kampusnya Sang Juara Universitas Teknokrat Indonesia,” ajak Ismail Fajri.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya