Puisi Isbedy Stiawan tentang Tsunami di Banten dan Lampung

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

23 Desember 2018 21:12 WIB
Budaya | Rilis ID
Isbedy Stiawan ZS
Rilis ID
Isbedy Stiawan ZS

RILISID, Bandarlampung — Bencana tsunami yang menghantam Provinsi Banten dan Lampung menorehkan duka mendalam bagi sastrawan Lampung Isbedy Stiawan ZS.

Ia termenung membaca sejumlah berita dan informasi tentang korban jiwa akibat terkaman ombak dahsyat dari lautan.

Lalu, lahirlah sebuah puisi untuk mengenang tsunami dan para korban yang hingga kini terus berjatuhan. Berikut puisi penyair yang dijuluki Paus Sastra Lampung ini. (*)
 

LAUT MEMBUATKU PERKASA
Puisi Isbedy Stiawan ZS

lautlah yang membuatku perkasa
aku tundukkan  pulau demi pulau
ke lepas laut biru kapal menuju
ke tubuhtubuh sepi kapal berlabuh

Tuhan mahaampuh! dikirim gelombang
besar supaya aku tahu mahabesar-Nya
dibolakbalik ombak, dikirim buih
ke tepitepi pantai untuk kami bermain
dengan keluarga. digoyanggoyang
gelombang, dibesarkan ombak
menerjang rumah dan menghanyutkan
kami dan mati!

mahabesar Tuhan! aku tak berdaya
dalam gumulan gelombang tinggi. Kapal
menghantam pantai: pecah. ombak
menerjang, kami hanyut: hilang

di tempat tak tercatat, kau jumpai aku
tak lagi punya ruh...

KA, 23 Desember 2018

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya