Mengikuti Bus Tayo Antarkan Mahasiswa Unila ke Depan Fakultas
Anonymous
Bandarlampung
"Aku memang nggak bawa motor, jadi ya senang saja ada bus ini, mau kemana-mana lebih mudah. Kan kampus juga lumayan besar dan jaraknya cukup jauh," kata Desi kepada rilislampung.id, Senin (10/12/2018).
Perempuan berjilbab asal Palembang ini menjelaskan jika bus Tayo ini diwajibkan untuk mahasiswa angkatan 2017 dan 2018.
"Teman-teman yang bawa kendaraan ya senang saja sih karena bisa ramai-ramai naik bus ke kelas. Tapi ada juga yang masih bandel bawa masuk kendaraan, tahu-tahu bannya dikempesin," pungkasnya.
Senada dirasakan Herlina Utama, mahasiswi jurusan Sosiologi FISIP.
Meski bukan berasal dari dua angkatan muda, ia termasuk menikmati fasiltas bus Tayo tersebut.
"Yang diwajibkan kan maba (mahasiswa baru) tapi angkatan lain boleh tetap naik kok. Kami senang-senang saja karena ribet juga keluar masuk bawa motor, lagi pula ini gratis," ujarnya.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
