Kompak, Brimob dan Samapta Polda Lampung Latihan Bareng Penanganan Massa
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Satuan Brimob Polda Lampung dan Ditsamapta Polda Lampung menggelar latihan gabungan penanganan unjuk rasa di Makosat Brimob Polda Lampung, Selasa (29/04/2025).
Latihan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan taktis personel Polda Lampung menghadapi potensi gangguan keamanan saat unjuk rasa.
Kasubbagrenmin Brimob Polda Lampung AKP Budiman mengatakan kegiatan yang melibatkan satuan Brimob dan Samapta ini untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi dalam menghadapi aksi massa yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.
“Sebagai satuan elit Polri, Brimob akan selalu siap mendukung pengamanan unjuk rasa secara terukur, terlatih, dan sesuai prosedur. Latihan ini juga sebagai bentuk komitmen kami untuk terus bersinergi dengan satuan lain di jajaran Polda Lampung,” jelasnya mewakili Dansat Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso, Rabu (30/4/2025).
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan kemampuan teknis dan taktis, serta menjunjung tinggi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pelatihan ini mengutamakan kesiapsiagaan dan profesionalisme, dalam pengamanan unjuk rasa maupun penanganan situasi kontinjensi.
Total sebanyak 20 personel dilibatkan dalam pelatihan ini, terdiri dari 10 personel Satbrimob dan 10 personel Dit Samapta.
Puluhan personel ini dibimbing instruktur Ipda Parlindungan Sitanggang dari Satbrimob dan Aiptu Irfan Firmansyah dari Ditsamapta.
"Materi pelatihan meliputi pengenalan alat khusus (flash ball) dan jenis amunisinya, teknik penggunaan yang tepat dan aman, SOP bertindak dalam situasi operasional, hingga pemeliharaan dan perawatan alat," kata Yuni.
Selain itu, pelatihan juga mencakup sesi praktik lapangan mengenai jarak tembak, sudut elevasi, serta akurasi penggunaan alat dalam situasi terkendali.
Brimob
Brimob Lampung
Samapta Polda Lampung
penanganan unjuk rasa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
