Brigadir Arya Diusulkan Naik Pangkat Luar Biasa
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
“Beliau menegur pelaku, kemudian terjadi perkelahian seperti itu, dan ternyata memang pelaku membawa senjata api,” jelasnya.
Dalam peristiwa itu, Brigadir Arya terkena tembakan dan mengalami luka serius di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini, jasad almarhum masih berada di ruang instalasi forensik Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi.
Polda Lampung juga membentuk tim khusus gabungan untuk memburu pelaku penembakan.
“Tim khusus sudah dibentuk dari Jatanras Polda Lampung, Polsek, dan Polresta untuk turun menangkap pelaku. Mohon doa dari rekan-rekan media, semoga dalam waktu singkat kita bisa menangkap pelaku tersebut,” tegasnya.
Terkait rencana pemakaman, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban. Saat ini orang tua almarhum masih berada di rumah sakit.
“Rencana dimakamkan nanti dikomunikasikan dengan keluarga korban dulu, karena orang tuanya masih ada di ruang UGD juga,” katanya.
Yuni menambahkan, Brigadir Arya meninggalkan seorang istri dan dua anak laki-laki.
“Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak laki-laki,” tandasnya. (*)
Bandar Lampung
Polda Lampung
RS Bhayangkara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
