Polda Lampung Buru Pelaku Penyedia Jasa Joki CPNS
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Polda Lampung memburu penyedia jasa joki CPNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Lampung yang menghasut dan memfasilitasi mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) terlibat dalam skandal perjokian tersebut, Selasa (21/11/2023).
Sebanyak lima orang yang disebut oleh keterangan saksi RDS (20) bahwa ada beberapa anggota jaringan yang menyediakan fasilitas yaitu berinisial A, R, T, A, dan I.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes. Umi Fadilah Astutik mengatakan pihak penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus, Polda Lampung sudah mengetahui identitas para pelaku penyedia jasa joki CPNS itu.
Namun pihaknya belum menyebutkan secara rinci terkait berapa lama joki tersebut sudah beredar di Provinsi Lampung.
"Dugaan sementara ada sekitar 6 sampai 7 orang dalam jaringan namun baru lima orang identitas itu yang sudah penyidik kantongi dan mereka menyediakan fasilitas kepada RDS yang menjadi joki tes CPNS tersebut," katanya.
Adapun dari keterangan saksi bahwa peran kelima orang ini berbeda-beda atau mempunyai peran masing-masing. Salah satunya seperti memanipulasi kartu identitas saat mengikuti tes CPNS.
Kartu tersebut dibuat sedemikian rupa menyerupai peserta ujian yang menggunakan jasa joki tersebut agar tidak dicurigai.
"Kolom nama adalah nama peserta yang menyewa jasa akan tetapi fotonya dirubah menjadi RDS dengan cara Kartu identitas yang dibawa sudah diedit," katanya.
Sebelumnya diberitakan dua peserta CPNS yang menggunakan jasa RDS masing-masing berinisial N, warga Lampung Tengah dan D, warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).(*)
Joki CPNS
Polda Lampung
Kemenkumham
ITB
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
