Dugaan RSI Tolak Pasien, Polisi Periksa Tiga Orang Saksi

Default Avatar

Anonymous

Metro

15 November 2020 17:49 WIB
Hukum | Rilis ID
Saksi dugaan penolakan korban di RSI Kota Metro diperiksa aparat Polres Kota Metro. FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Saksi dugaan penolakan korban di RSI Kota Metro diperiksa aparat Polres Kota Metro. FOTO: ISTIMEWA

"Kondisi air cukup deras, saya langsung terjun dibantu teman saya, E. Setelah tubuh korban kami balik, dia langsung muntah berupa makanan bercampur air,” paparnya.

Menurut dia, napas korban tidak beraturan dan terus berupaya mengirup udara.

Korban lalu dibawa ke mobil saudaranya, N. Di dalam kendaraan, korban sempat muntah lagi dan mengenai celana T.

”Korban menggigil hingga sampai ke halaman RSI. Dari dalam mobil, saya lihat N seperti cekcok dengan petugas keamanan hingga akhirnya N menuju RSUDAY,” ungkap T.

T menambahkan di perjalanan menuju RSUAY, tepatnya di depan swalayan PB 21, tubuh korban mulai terlihat tidak bergerak.

"Kondisi jalan memang macet. Saya bertanya kepada E apakah korban masih bernyawa atau tidak,” tuturnya.

Di RSUAY, korban dengan cepat ditangani. Ada sekitar delapan orang yang mencoba memompa dada korban agar dapat bernafas kembali.

”Beberapa menit kemudian, tim medis menjelaskan korban tidak dapat diselamatkan," imbuh T.

Sebelumnya, usai pemakaman pihak korban meminta RSI meminta maaf secara tertulis. Namun hingga satu bulan tidak ada respons.

"Setelah pemakaman, keesokan harinya pihak RSI datang ke rumah atas desakan sejumlah wartawan dan memberikan uang Rp500 ribu, beras 10 kilogram,” papar ayah korban, Abid Bisara.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya