Dugaan RSI Tolak Pasien, Polisi Periksa Tiga Orang Saksi
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Kasus dugaan penolakan korban dengan kondisi gawat darurat di Rumah Sakit Islam (RSI) Metro terus bergulir. Polisi telah meminta keterangan tiga orang saksi.
Aparat Polres Metro rencananya akan memeriksa saksi terakhir pada Selasa (17/11/2020) --baca juga: Dugaan Tolak Pasien, Direktur RSI Metro Minta Maaf.
Ketiga saksi berisinial NE, T, dan N. Mereka ini yang mengevakuasi korban dari irigasi. Saat itu korban Zhairah Hanin Dita masih dalam keadaan hidup.
Dia dibawa ke RSI Metro namun diduga mendapat penolakan. Sehingga, korban dilarikan ke RSUD Ahmad Yani (RSUDAY) Metro.
Namun sesampainya di sana, pihak RSUDAY menyatakan korban sudah tak bernyawa.
Saksi N menjelaskan, sempat terjadi perdebatan saat membawa korban ke RSI Metro.
"Saya bersaksi di kepolisian sesuai yang saya alami. Saya sopir yang membawa korban. Saya sempat kebingungan karena ruang IGD RSI kosong,” paparnya.
Dari petugas keamanan RSI didapat keterangan rumah sakit ini tidak ada pelayanan karena tak ada dokter jaga.
”Dia (petugas keamanan) mengarahkan saya ke rumah sakit lain," kata N usai memberikan keterangan di Polres Metro, Sabtu (14/11/2020).
Sementara T, yang mengangkat korban dari air mengatakan, korban saat itu masih dalam keadaan hidup dan sempat muntah beberapa kali.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
