Dari Balik Tembok Penjara, Ratusan Warga Binaan Lapas Bandarlampung Salat Istisqa Memohon Hujan
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandarlampung menggelar Salat Istisqa, Senin (30/10/2023).
Salat Istisqa dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan air hujan. Lantaran sudah lebih 3 bulan kemarau panjang terjadi di wilayah Lampung.
“Selain berikhtiar dengan bijak menggunakan air, langkah lain yang bisa ditempuh sebagai umat Muslim untuk menghadapi kemarau panjang ini adalah dengan Salat Istisqa,”ungkap Kalapas Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto.
Ratusan warga binaan yang mengikuti ibadah ini berasal dari Blok Rehabilitasi dan Blok Taklim/Pesantren lapas setempat.
Ibadah ini dipimpin oleh Ustaz Maulana Faizin yang menjadi imam. Dilanjutkan dengan penyampaian ceramah kepada para warga binaan.
Dalam khotbahnya, Ustaz Maulana Faizin menyampaikan tentang Salat Istisqa yang merupakan salat sunnah sebanyak dua rakaat untuk memohon hujan.
“Kita para umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan Salat Istisqa. Hukumnya sunnah muakkad yang artinya sangat dianjurkan. Melaksanakan Salat Istisqa saat terjadi kekeringan merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang ditujukan kepada Allah SWT,”ujarnya.
Ia juga mengajak warga binaan Lapas Narkotika Bandarlampung untuk saling introspeksi diri, dengan harapan agar cobaan-cobaan seperti kemarau panjang dapat diangkat oleh Allah SWT.
“Dosa yang disebabkan oleh kesombongan dan keserakahan kita sebagai manusia. Mari kita introspeksi diri, bertaubat, menyerahkan diri kepada Allah SWT, serta merenungkan kesombongan yang tidak sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi,” pungkasnya. (*)
Salat Istisqa
salat memohon hujan
Lapas Narkotika Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
