Blak-blakan WR IV, Biaya Jalur Mandiri Kedokteran Unila Minimal Rp250 Juta
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Wakil Rektor (WR) IV Universitas Lampung (Unila), Prof Suharso, blak-blakan soal biaya masuk Fakultas Kedokteran (FK) jalur mandiri.
Ia mengungkapkan hal ini lantaran Rektor Unila, Prof Karomani, diduga menjadi tersangka kasus suap. Salah satunya terkait biaya masuk FK jalur mandiri.
Menurut WR bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, ini menjelaskan berdasarkan SK rektor, minimal adalah Rp250 juta.
"Dan itu adalah pendapatan yang sah bagi Unila selaku SPI (Sumbangan Pembangunan Institusi)," paparnya.
Dia menjelaskan uang Rp250 juta itu disebut minimal, karena mahasiswa FK dapat membayar melebihi nilai tersebut.
SPI bertujuan mengoptimalkan kinerja perguruan tinggi terkait. Salah satunya dengan melengkapi sarana dan prasarana di Unila.
"Saat ini sudah dibangun gedung Fakultas Ekonomi dan Gedung Karakter Bangsa. Juga Gedung Mahasiswa dan Student Center," bebernya.
Sementara, terus dia, yang sedang berjalan adalah pembangunan di Gedung Fakultas Kedokteran.
Menanggapi isu bisa masuk Unila tanpa tes asal membayar sejumlah nominal tertentu, Suharso menegaskan pihaknya akan menelusuri.
"Nanti sebagai masukan bagi kita semua. Kita pelajari lebih dalam. Jika benar akan kita tindak tegas," ujarnya. (*)
Universitas Lampung
suap unila
rektor unila
prof karomani
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
