Beri Rp100 Juta ke Eks Rektor Unila Karomani, Warek Yulianto: Untuk Mencari Rida Allah
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Wakil Rektor (Warek) III Unila, Yulianto, mengakui dirinya turut memberikan Rp100 juta kepada eks Rektor Unila, Karomani.
Hal tersebut Ia sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang suap penerimaan mahasiswa baru dengan terdakwa Karomani cs di PN Tanjungkarang, Selasa (17/1/2023).
Yulianto mengatakan, total uang yang ia berikan kepada Karomani sebanyak Rp100 juta. Duit digunakan untuk pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC) dan juga Masjid Unila.
Yulianto menjelaskan, saat itu Karomani mengatakan ingin membangun gedung LNC dan meminta untuk dibantu.
"Jadi sebagai warga NU dan warek, kebangetan kalau saya tidak membantu. Itu saya titipkan ke Mualimin," katanya.
Selain itu, pada tahun 2020 dirinya juga diminta bantuan untuk pembangunan Masjid Unila. Saat itu jumlahnya tidak ditentukan Karomani.
Untuk masjid, terus dia, tidak langsung Rp50 juta, tetapi dicicil 3-4 kali dan tidak ada kaitannya dengan menitipkan mahasiswa.
"Motivasinya hanya untuk mencari rida Allah," kata dia.
Perihal titipan mahasiswa, Yulianto mengaku hanya memberikan rekapitulasi daftar titipan mahasiswa dari dekan.
Rekapitulasi dimaksud ia berikan kepada Dekan Fakultas Teknik Unila, Helmy.
Warek Unila Yulianto
Suap Unila
Rektor Unila Karomani
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
