Tahun Ini Lampung Luncurkan Satelit, 100 Pemuda Dikirim Belajar ke Tiongkok
Gueade
SHANDONG
Juga, pengawasan kawasan konservasi seperti perambahan hutan dan pesisir secara real-time.
Teknologi satelit berbasis AI ini bisa membantu pembangunan yang presisi, efisien, dan berbasis data.
"Dengan teknologi ini, kita tidak lagi meraba dalam perencanaan. Melainkan bergerak berdasarkan peta kondisi nyata di lapangan," jelas Mirza yang juga ketua DPD Gerindra Lampung.
Nantinya, ekosistem riset luar angkasa pertama di Indonesia akan bisa dimulai dari Lampung dengan melibatkan perguruan tinggi serta mitra industri sebagai bagian penting di dalamnya.
Ketua Umum BPD HIMPI Lampung, Gilang Ramadhan yang ikut mendampingi gubernur mendukung penuh kebijakan revolusioner Mirza.
Pasalnya, kebijakan strategis yang diambil Pemprov Lampung merupakan terobosan penting sebagai fondasi kemajuan daerah.
Yaitu, memadukan antara pemanfaatan teknologi dengan semangat menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto untuk ketahanan pangan maupun menjaga daerah dari kerentanan iklim.
"Ini kebijakan strategis yang layak didukung semua pihak,” papar Gilang.
Secara detail, Gilang menjelaskan manfaat Satelit Lampung-1 itu bisa digunakan juga untuk prakiraan cuaca.
Sekaligus mengukur kelembapan tanah, sampai mengukur klorofil maupun mencegah hama tanaman.
Satelit Lampung-1
Mirza
HIPMI
Tiongkok
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
