Selamat! PGE Raih Penghargaan PROPER Emas ke-15 Kali Berturut-turut

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

8 April 2026 14:27 WIB
Bisnis | Rilis ID
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali meraih penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Area Ulubelu. Foto: Humas
Rilis ID
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali meraih penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Area Ulubelu. Foto: Humas

Hingga kini, program ini telah menghasilkan 193,8 ton pupuk GeO-Fert, yang diaplikasikan pada 12,34 hektar lahan pertanian. Di sektor perikanan, teknologi kolam berpenghangat panas bumi berhasil meningkatkan bobot ikan dari 200 gram menjadi 330 gram per ekor dan mempercepat masa panen hingga 25 persen.

Secara keseluruhan, program ini menjangkau 4.397 penerima manfaat dengan total penghasilan masyarakat mencapai Rp3,08 miliar dan nilai Social Return on Investment (SROI) mencapai 5,10. Dari sisi lingkungan, program ini berkontribusi pada reduksi emisi sebesar 146,28 ton CO₂e per tahun, serta pengurangan sampah organik hingga 232 ton per tahun.

Dekarbonisasi Operasional dan Pemberdayaan Berbasis Panas Bumi di Ulubelu 

Area Ulubelu memiliki kapasitas terpasang sebesar 220 megawatt (MW) dan menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan listrik Provinsi Lampung. Kali ini, PGE Ulubelu meraih PROPER Emas untuk ke-4 kalinya melalui dua inovasi andalan, yakni STREAM dan SAI BUMI JEJAMA.

STREAM ( Steam Redistribution and Adjustment Method ) merupakan inovasi teknis yang berhasil mengoptimalkan aliran uap dari sumur produksi melalui penambahan satellite separator . Inovasi ini menurunkan emisi 28.513 ton CO2eq.

STREAM telah dinobatkan sebagai Best Decarbonization Program di Subholding Power & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero) pada tahun 2024, dan meraih penghargaan Platinum pada Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2025.

Pada sisi sosial, program SAI BUMI JEJAMA ( Sustainable Agriculture for Building a Healthy Food System Community Through Joint Action and Mutual Aid ) menghadirkan pendekatan ekonomi sirkuler berbasis panas bumi.

Program ini memanfaatkan filler menara pendingin untuk budidaya pertanian dan perikanan, produksi pupuk, serta budidaya melon berbasis panas bumi. Program ini menghasilkan panen ikan 8 ton per tahun, sayuran 674 kg per tahun, dan pupuk organik 120 ton per tahun, dengan nilai SROI 3,9.

“Ke depan, PGE akan terus memperkuat ekosistem hijau di seluruh wilayah operasi. PGE memastikan bahwa energi panas bumi yang dikelola tidak hanya berkontribusi pada dekarbonasi nasional, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat. Hal ini selaras dengan semangat Asta Cita Pemerintah dalam membangun kemandirian energi dan ketahanan pangan Indonesia,” ungkap Ahmad Yani. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

PGE

Pertamina Geothermal

panas bumi

penghargaan PROPER

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya