Lampung Kini Punya 7 Gudang untuk Menjalankan Sistem Resi Gudang (SRG), Ini Lokasinya
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Selama ini SRG di Lampung memang masih sepi peminat. Petani lebih memilih menjual langsung hasil panennya kepada pengepul atau tengkulak dengan harga murah, ketimbang menyimpan dengan sistem resi dan dijual saat harga naik.
Namun kini Kementerian Perdagangan siap memperbaiki hal tersebut dengan mengoptimalkan peran SRG dan PLK untuk mempercepat pembangunan ekonomi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tirta Karma Senjaya menjelaskan, SRG dan PLK merupakan dua instrumen perdagangan di bawah pengawasan Bappebti.
Kedua instrumen tersebut mendukung program strategis Kementerian Perdagangan, yaitu pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.
“Sebagai salah satu instrumen kunci dalam mendukung program prioritas Kementerian Perdagangan, pengembangan SRG dan PLK membutuhkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak terkait,” tegas Tirta. (*)
sistem resi gudang
petani Lampung
SRG
penyimpanan gudang
gudang di Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
