Terdampak Sentimen Mata Uang Asia, Rupiah Menguat Tipis Selasa Pagi

Elvi R

Elvi R

Jakarta

16 Juli 2019 14:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
Penukaran Valas. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Penukaran Valas. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa (16/7/2019) diprediksi menguat namun relatif terbatas.

Pada pukul 10.07 WIB, Rupiah menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp13.918 per Dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.920 per Dolar AS.

"Pagi ini mata uang kuat Asia Yen dan Dolar Singapura dibuka menguat terhadap US Dolar yang bisa menjadi sentimen penguatan Rupiah hari ini. Kemungkinan Rupiah akan menguat terbatas," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.

Lana memprediksi hari ini rupiah akan menguat di kisaran Rp13.900 per Dolar AS hingga Rp13.920 per Dolar AS.

Sentimen positif bagi Rupiah yaitu neraca perdagangan Juni 2019 yang tercatat surplus sebesar US$196 juta dengan nilai ekspor sebesar US$11,8 miliar an impor sebesar US$11,6 miliar.

Kinerja Juni ini membuat neraca perdagangan selama triwulan kedua, dari April sampai Juni, tercatat defisit sebesar US$1,87 miliar, lebih tinggi dibandingkan defisit pada periode yang sama tahun 2018 yang sebesar US$1,46 miliar.

"Dengan defisit yang membesar ini kemungkinan defisit transaksi berjalan pada Q2-2019 ini lebih besar dari Q2-2018 yang tercatat sebesar 3,04 persen dari PDB," kata Lana.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, Rupiah menguat menjadi Rp13.925 per Dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.970 per Dolar AS.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya