Seminar Maspro Sumbagsel, Erick Thohir Bicara Roadmap Hilirisasi SDA dan Pangan

Pandu Satria

Pandu Satria

Jakarta

17 April 2022 03:24 WIB
Advertorial | Rilis ID
Mentri BUMN Erick Thohir. Foto: istimewa
Rilis ID
Mentri BUMN Erick Thohir. Foto: istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, menghadiri seminar Masyarakat Profesional Sumatera Bagian Selatan (Maspro) Jilid II di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/4/2022).

Turut serta dalam seminar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Ketua BPK Agung Firman Sampurna.

Selain itu, lima kepala daerah di wilayah aglomerasi Sumbagsel. Yaitu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan

Lalu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Jambi Al Haris, dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Erick Thohir menjadi salah satu pembicara dalam seminar bertajuk 'Komitmen Dulur Kito untuk Konektivitas Sumbagsel'. 

Pada kesempatan itu, Erick Thohir mengatakan perlu adanya peta jalan (roadmap) yang jelas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pasalnya, diprediksi Indonesia akan menjadi satu dari lima negara terbesar ekonomi dunia. 

Erick mendorong roadmap hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) dan ketahanan pangan secara nasional khusus di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). 

“Indonesia akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang penting. Karenanya, harus mempunyai roadmap sendiri,” ujar Erick dalam sambutannya.

Ia menjelaskan kebutuhan pangan dunia ke depan akan terus tumbuh dan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan SDA yang diekspor secara mentah ke negara lain. Sebab itu diperlukan upaya hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah.

“Ini sebuah potensi bagaimana Sumbagsel bisa mengambil kesempatan,” jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Erick Thohir

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya