Realisasi Investasi PMDN di Lampung Masuk 4 Besar se-Sumatera
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Lampung mencapai Rp10 triliun pada 2021. Raihan itu membuat provinsi ini masuk empat besar di Sumatera.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung Yudhi Alfadri mengatakan realisasi investasi asing atau penanaman modal asing (PMA) juga menempati peringkat keenam.
"PMA didominasi negara Belanda, Singapura dan Swiss. Secara keseluruhan 2021, PMA mencapai Rp2,53 triliun," ungkapnya, Selasa (8/2/2022).
Pada triwulan IV/2021, setidaknya ada tiga daerah menjadi penyumbang investasi terbesar di Lampung. Yakni Bandarlampung sebesar Rp452 miliar, Lampung Tengah Rp400 miliar, dan Mesuji Rp318 miliar.
"Kalau total selama 2021, nilai investasi Lampung Tengah mencapai Rp4,9 triliun, diikuti Bandarlampung Rp2,3 triliun, dan Lampung Selatan Rp1,6 triliun," urai Yudhi.
Namun bila dibandingkan tahun 2020, realisasi investasi 2021 mengalami kontraksi 8,72 persen atau turun dari Rp14,2 triliun menjadi Rp13 triliun.
"Kita mengucap syukur meski pandemi capaian investasi melebihi target yakni 120 persen," tutur Yudhi.
Ia pun berharap perekonomian Lampung kembali pulih sehingga investasi yang masuk baik dalam maupun luar negeri kembali bergeliat. (*)
Realisasi Investasi PMDN
Lampung
Masuk 4 Besar
Sumatera
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
