Paket Teknologi Pancakelola Lahan Litbang Pertanian Genjot Produksi Jagung Situbondo
Elvi R
Jakarta
Tak hanya itu saja yang disampaikan Farid Kuntadi, namun dia mengemukakan bahwa, kondisi lahan yang kering seperti halnya di Kabupaten Situbondo, perlu penambahan pupuk organik, bukan pupuk kimia. Apalagi, kelompok tani di desa ini, sudah mendapatkan bimtek dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, cara membuat pupuk organik dengan baik.
“Kelompok tani yang ikut bimtek sudah dilatih bagaimana memproses bahan baku kotoran hewan menjadi pupuk organik yang baik,” katanya.
Menurut Farid, produktivitas jagung di Kabupaten Situbondo berkisar antara 5 sampai 6 ton per hektar. Apabila petani mau menerapkan teknologi dari Balai Besar, maka tidak menutup kemungkin produktivitas jagung akan meningkat hingga tiga kali lipat dari biasanya.
“Di desa ini, sudah diterapkan teknologi dari Balai Besar untuk pertama kalinya. Hasilnya, produktivitas jagung bisa mencapai lebih dari 10 ton per hektar,” pungkas Farid Kuntadi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
