'Multiple Cropping' Dongkrak Hasil Panen Bawang Daun dan Tomat

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

30 Mei 2018 13:16 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Kementan
Rilis ID
FOTO: Humas Kementan

RILISID, Jakarta — Sistem multilple cropping atau sistem pertanaman ganda yang diterapkan oleh kelompok 'Berkah Tani' di Desa Tuwel Tegal kaki Gunung Slamet dapat mendongkrak hasil panen di pertanaman seluas 67 hektare.

"Hasilnya, kurang lebih 12 ton bawang daun dan tomat basah per hektare dihasilkan," kata salah seorang penggiat bawang putih Tegal, Ahmad Maufur didampingi sesepuh masyarakat Tuwel, H. Khamdan dan H. Hakim saat panen perdana bersama PT Karunia Alam Segar dan PT Prakarsa Alam Segar yang juga dihadiri oleh Manajemen PT Wings dan Kepala Dinas Pertanian KP Kabupaten Tegal, Rabu (30/5/2018).

Ahmad Maufur juga menyampaikan rasa syukur karena panen bawang daun dan tomat saat ini bagus, di musim yang masih ada hujan ini.

"Alhamdulillah panen saat ini sangat istimewa. Meski masih ada hujan, namun hasil panennya bagus," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal, Khofifah didampingi Manajemen PT Wings, Stevanus Nathanail dari Surabaya yang melaksanakan panen simbolis berharap, petani terus bersemangat dan berharap panen seterusnya juga bagus terus.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga berpesan kepada kelompok tani yang sudah menjadi percontohan nasional dalam hal penerapan geotagging dan registrasi lahan terus dilaksanakan sosialiasanya kepada masyarakat lainnya.

"Sosialisasi penerapan geotagging dan registrasi lahan harus terus dilakukan dan menjangkau masyarakat lainnya karena sangat memudahkan pemantauan dan pengendalian pertanaman," tandasnya.

Multilple cropping atau sistem penanaman ganda merupakan sistem bercocok tanam dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam sebidang tanah bersamaan atau digilir.

Sistem ini dapat menunjang strategi pemerintah dalam rangka pelaksanaan program diversifikasi pertanian yang diarahkan untuk dapat meningkatkan optimalisasi pemanfaatan sumberdaya dengan tetap memperhatikan kelestariannya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya