Mantapkan Asuransi Pertanian dengan SI MANTAP
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — SI MANTAP adalah Sistem Informasi Pemantauan Tanaman Pertanian.
Adapun pemantauan tanaman pertanian yang dilakukan yaitu padi, jagung, bawang merah, cabai dan tebu, menggunakan data satelit atau drone.
Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan, pengembangan monitoring standing crop padi tersebut telah dikembangkan sejak tahun 1998 dan baru dimanfaatkan tahun 2014.
Ini merupakan hasil kerjasama dengan institusi baik nasional maupun internasional, seperti LAPAN, BPPT, IPB, JAXA-Jepang, CSA-Canada, IRRI-Phillipines dan NASA-USA.
"Saat ini, Si MANTAP khusus untuk memonitor komoditas padi, jagung, tebu, dan kekeringan, dan ke depan untuk bawang merah, cabe merah, sawit dan lain-lain," kata Dedi.
Sementara menurut peneliti BBSDLP bidang Penginderaan Jauh, Dr Rizatus Shofiyati, SI MANTAP saat ini sedang dikembangkan aplikasi berbasis android, sehingga dapat diakses melalui smartphone.
Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. M. Syakir mengatakan, SI MANTAP sangat bermanfaat untuk bidang industri dan asuransi pertanian.
SI MANTAP dapat menghitung berapa, kapan dan dimana faktor produksi (pupuk, pestisida, air dan alsin) dibutuhkan di suatu daerah.
"Apabila data iklim di-insert dalam SI MANTAP maka sistem ini dapat digunakan sebagai dasar penanganan dan antisipasi wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan atau banjir," kata Syakir menambahkan.
Kepala Pusat Pemanfaatan Data Inderaja, LAPAN, Dr. M. Rokhis Komaruddin mengatakan SI MANTAP dapat memantau komoditas pertanian dan lahan terus menerus.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
