Launching OPAL, Halaman Kantor sebagai Sumber Makanan Sehat

Elvi R

Elvi R

Jakarta

8 Juli 2019 09:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Siapa bilang sumber makanan hanya ada di pasar atau supermarket?

Ternyata dari halaman pekarangan kita bisa memperoleh sumber bahan pangan yang sehat, aman, dan bergizi karena ditanam sendiri. 

Melalui kegiatan Obor Pangan Lestari yang dicanangkan oleh pemerintah pada tahun ini, Kementerian Pertanian mengkampanyekan, sumber makanan sehat bisa diperoleh dari halaman pekarangan kita. 

Setelah menyasar halaman pekarangan rumah melalui kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), kali ini Kementerian Pertanian meluncurkan program pemanfaatan halaman kantor untuk ditanami aneka sayuran, umbi-umbian, obat-obatan, dsb. Tak hanya itu, halaman bisa disulap menjadi kolam ikan, bahan pangan sumber protein.

Hampir identik dengan OPAL, Badan Litbang Pertanian melalui BPTP Balitbangtan Bengkulu telah menjalankan kegiatan serupa di halaman kantor dengan nama Taman Agro Inovasi dan Agro Inovasi Mart sejak 2015. Dan sejak diluncurkannya OPAL, BPTP Balitbangtan Bengkulu menjadi pioner kegiatan OPAL di Bengkulu. Semangat untuk menjadikan halaman kantor sebagai sumber makanan yang sehat dicerminkan dari Kegiatan Launching BPTP Balitbangtan yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Juli 2019.

Launching OPAL ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Dr Ir. Muhammad Taufiq Ratule, MSi yang didampingi oleh Kepala Pusat Penelitian Tanaman Pangan (Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA) dan Kepala BPTP Bengkulu (Dr. Ir. Darkam Musaddad, M.Si).

Kepala BBP2TP yang baru dilantik ini berpesan agar BPTP Balitbangtan Bengkulu menampilkan display sayuran organik, tidak menggunakan pestisida kimia dan pupuk kimia. "Gunakan pupuk organik dan pestisida hayati", tegas Kepala BBP2TP.

"Kebun Bibit Inti diharapkan tidak hanya menyediakan dan mendistribusi benih siap tanam tetapi juga mampu memproduksi benih sendiri, imbuh Dr. Muhammad Taufiq Ratule, MSi.

Meriah, satu kata yang bisa menggambarkan acara yang dihadiri oleh dinas instansi terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, serta kelompok KRPL se-Kota Bengkulu. 

Dipandu oleh Dr. Shannora Yuliasari, MP pengunjung terlihat antusias melihat display tanaman sayuran yang dibudidayakan secara hidroponik, vertikultur, polibeg dan konvensional. Tanaman oyong, cabai, pakcoy dan tomat siap panen menjadi latar ibu-ibu anggota KRPL untuk berswafoto.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya