Launching Alsintan 4.0 Ini Harapan Mentan untuk Pertanian Indonesia

Elvi R

Elvi R

Jakarta

16 Desember 2019 20:25 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melaunching Varietas Unggul Baru padi  dan alat mesin pertanian 4.0 di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Sukamandi Subang, Jawa Barat (16/12/2019).

Varietas unggul baru (VUB) merupakan hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui BB Padi. VUB itu antara lain Jeliteng (Beras Hitam Pulen), Paketih (Beras ketan Putih), Pamera, Pamelen, dan Baroma. 

Selain meresmikan varietas unggul baru padi, Mentan juga mengenalkan alat mesin pertanian 4.0 guna mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern. 

Syahrul mengatakan, penggunaan teknologi diharapkan mampu menambah kemampuan Kabupaten Subang untuk terus meningkatkan produksi di tahun-tahun mendatang.

"Dengan teknologi saya berharap tidak adanya penurunan produksi di Kabupaten Subang. Pakailah alat mesin pertanian 4.0 yang ada ini dan pakailah benih hebat ini. Supaya apa, supaya kita bisa ekspor. Oleh karena itu, kita harus serius mengurus pertanian ini," kata Mentan. 

Syahrul mengungkapkan menggunakan VUB dan alat mesin pertanian 4.0 berbasis Internet of Thing (IoT) ini sekaligus juga sebagai persiapan target utama peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian, sehingga target ekspor hasil pertanian meningkat kedepan.  

Dengan diluncurkannya VUB padi ini Syahrul berharap Kabupaten Subang dapat menjadi salah satu pusat percontohan dengan menerapkan VUB yang dihasilkan BB Padi tersebut. Dengan begitu Kabupaten Subang dapat menjadi lumbung padi nasional.   

Lebih lanjut Syahrul menyampaikan beberapa hasil karya yang hebat dari Balitbangtan yang didemonstrasikan untuk membangun pertanian 4.0 yang maju, mandiri dan modern adalah diantaranya Robot Tanam Padi, Drone penebar benih padi dan pupuk prill, Drone sprayer untuk aplikasi pestisida, Autonomous tractor, dan Mesin panen plus olah tanah yg terintegrasi. Alsintan tersebut diciptakan sebagai solusi petani dalam melakukan usaha tani modern dan dapat menarik generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. 

Pada kesempatan yang sama dikenalkan juga teknologi terbaru Balitbangtan yaitu Autonomous Traktor Perahu. Autonomous Traktor Perahu ini mempunyai bentuk seperti perahu dan dibelakangnya terdapat rotary untuk mengolah tanah. Traktor perahu tidak akan tenggelam saat digunakan walaupun dalam topsoil sangat dalam karena sudah dirancang khusus. 

Sedangkan untuk drone penebar benih mempunyai kapasitas 15 kg untuk satu kali operasi. Satu hektar satu jam operasi dengan setelan sebaran 40-50 kg/ha, ketinggian 1.5 sampai 2 meter dengan kecepatan 3-6 km/jam dan lama terbang 20 menit satu baterai. Kalau benih habis, drone akan balik sendiri dan akan menebar kembali ditempat saat benih tadi habis ditebar. Pengoperasin drone bisa menggunakan remote control maupun GPS. Sedangkan drone penyemprot pupuk cair dan pestisida mempunyai kapasitas 20 liter. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya