Jadi Direktur Utama PLN Ini Profil Zulkifli Zaini...
Elvi R
Jakarta
Zulkifli yang meraih gelar Master of Business Administration di Washington University, Amerika Serikat pada 1994 itu diharapkan dapat menjaga arus kas keuangan perusahaan tetap sehat. Kesalahan hitung dan prediksi sedikit saja bisa membawa kerugian dalam nilai besar.
Dalam menjaga arus kas tetap terjaga sehat maka operasional PLN harus efisien, manajemen dituntut dapat meningkatkan performa pada level terbaik pada bidang transmisi, distribusi, dan sumber daya manusia.
Laksanakan mandat
Neraca keuangan perusahaan yang sehat merupakan salah satu poin penting bagi PLN agar dapat melaksanakan mandat pemerintah.
"Tidak ada perusahaan yang mampu melaksanakan mandat kecuali keuangannya baik. Jadi kami, direksi maupun komisaris akan upayakan agar keuangan PLN sehat neracanya, sehat cash flownya," ujar Zulkifli Zaini, usai RUPS di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12).
Selain menjaga neraca keuangan, ia menambahkan, PLN juga dituntut untuk mengatasi pemadaman listrik dan tarif yang terjangkau bagi masyarakat.
"Kami menyadari harapan masyarakat, kita harus mampu atasi pemadaman listrik, sudah tentu tarif harus terjangkau," katanya lagi.
Dengan demikian, meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) juga menjadi poin penting, sehingga perusahaan lebih transparan dan akuntabel.
"Transparansi, keterbukaan kepada publik, kecepatan bertindak namun dengan struktural yang baik dan risiko yang terukur," katanya pula.
Mandat lainnya, PLN diminta pemerintah untuk turut serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan listrik hingga pelosok Tanah Air.
"Arahan berikutnya, Menteri BUMN meminta kepada kami, pastikan PLN jadi perusahaan yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan listrik ke seluruh pelosok perdesaan," katanya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
