Harga Ayam Anjlok, Peternak Menjerit

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

20 Juli 2020 12:39 WIB
Bisnis | Rilis ID
 Direktur PT N3M Rio Gunawan/FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Direktur PT N3M Rio Gunawan/FOTO ISTIMEWA

Menurut dia, nantinya ketika sudah ada harga acuan pemerintah, tidak boleh lagi ayam broiler yang di bawah harga acuan yang sudah ditetapkan.

Oleh karena itu, PT Berdikari melalui PT N3M akan menggagas sekaligus mengusulkan kepada Pemprov Lampung agar dapat menjaga kestabilan harga ayam broiler di Lampung.

Rio menjelaskan, usulan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang stabilitas harga ayam broiler merupakan kewenangan Pemprov Lampung.

"Kami berharap harga ayam broiler di Lampung stabil. Kasihan peternak jika mereka panen, harga harus jatuh," kata Rio kepada wartawan, Minggu, (19/7/2020).

Langkah awal yang dilakukan dalam mewujudkan Perda ini, PT N3M akan berkoordinasi dengan HKTI dan DPRD Lampung melalui komisi yang membidangi.

"Kami ingin peraturan daerah ini berpihak kepada masyarakat terutama peternak. Dengan adanya Perda, otomatis akan mengurangi para oknum yang akan memainkan harga. Jadi peternak bisa  bekerja dengan tenang dipayungi Perda," ucapnya.

Rio menambahkan, pihaknya siap menerima masukan dan terbuka dengan pihak-pihak yang  berkaitan dengan dunia peternakan.

'Tak hanya diskusi dengan peternak, kita juga siap berdiskusi dengan Pintar (organisasi atau persatuan peternak) yang ada di Provinsi Lampung," katanya.

Rio juga berharap pemerintah dapat segera mewujudkan Perda ini. Agar dunia peternak di Provinsi Lampung dapat lebih nyaman dalam berusaha dan peternaknya lebih sejahtera.

Ia memaparkan berdasarkan data yang diperoleh dari DOC (Day Of Chick) yang ada lebih sedikit dari permintaan di pasar.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya