Berbasis IoT, Pembangkit Listrik Biomassa Karya Mahasiswa UTI Ramah Lingkungan
lampung@rilis.id
Bandarlampung
"Cara kerjanya adalah briket dibakar untuk memanaskan air di dalam boiler kemudian setelah mendidih akan mengeluarkan uap. Uap akan keluar melalui selang katup untuk memutar turbin yang terkopel dengan generator sehingga menghasilkan energi listrik. Hasil abu briket dapat dipergunakan sebagai pupuk kompos tanaman," tambah Novia Utami Putri, dosen pembimbing lainnya.
Dalam pembuatannya, PLTBM memerlukan beberapa komponen seperti kaleng pewangi ruangan sebagai boiler, kaleng pembasmi nyamuk sebagai menyimpan bahan bakar briket, dinamo DVD Player sebagai kipas, kaset DVD, stik es krim sebagai turbin, dinamo DC printer sebagai generator.
Sedangkan teknologi yang digunakan PLTBM adalah Internet of Things dengan menggunakan aplikasi telegram pada smart phone. IoT merupakan teknologi yang memanfaatkan jaringan internet.
Teknologi IoT berfungsi untuk monitoring kipas, lampu, dan pompa air. Pada kipas berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu pada saat briket dibakar. Pompa air difungsikan sebagai penampung sisa air dari turbin untuk dikembalikan ke boiler, sedangkan lampu merupakan objek yang dihidupkan pembangkit listrik tenaga biomassa.
"Hasil karya mahasiswa ini di program studi S1 Teknik Elektro memiliki program berbasis project, jadi mahasiswa di ujian akhir akan menghasilkan suatu produk yang nantinya bisa berguna bagi masyarakat dan bisa dijadikan untuk bahan skripsinya," ujar Novia.
Ketua Prodi S1 Teknik Elektro UTI Qadli Qadhli Jafar Adrian menyampaikan inovasi tersebut telah diuji oleh praktisi sehingga mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih luas lagi dari kaca mata industri.
"Dan menerima masukan dari praktisi industri untuk lebih menjual hasil produknya dan dapat meningkatkan kualitas alatnya," ucapnya.
Menurutnya, PLTBM telah diuji praktisi Dwi Agus Riyanto yang merupakan Direktur Utama PT. Fansa Kencana Indotama.
Sementara itu, Wakil Rektor UTI Mahathir Muhammad mendukung penuh hasil karya mahasiswa program studi S1 Teknik Elektro.
"Semoga karya inovasi yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (*)
Berbasis IoT
Pembangkit Listrik Biomassa
Mahasiswa UTI
Ramah Lingkungan
Universitas Teknokrat Indonesia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
